PEMANCANGAN PERTAMA RUSUNA 1.000 TOWER DI PULOGEBANG.

Setelah beberapa kali tertunda Kamis 5 April 2007 lalu akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sukses melakukan pemancangan pertama pembangunan rusuna (rumah susun sederhana) dan program percepatannya. Pemancangan di Pulogebang itu, dekat Kantor Walikota Jakarta Timur, dihadiri oleh Wakil Presiden, Para Menko dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Pemancangan itu serentak untuk lima tiang pancang bagi lima tower rusuna.
Rusuna Pulogebang dibangun pada tanah kurang lebih 6 ha diatas hak pengelolaan Perum Perumnas. Sudah delapan investor dan pengembang swasta, tiga diantaranya investor dari luar negeri berkomitmen untuk bekerjasama membangun rusuna.

Di Pulogebang saat ini sudah terbangun dua twin-block rusunawa (rumah susun sederhana sewa) milik Perum Perumnas. Selanjutnya akan dibangun sepuluh tower rusunami (rumah susun sederhana milik), untuk diperjual belikan atau dimiliki oleh penghuninya dengan membeli melalui bank penyalur KPR (Kredit Pemilikan Rusuna) bias dengan cara mencicil sampai dua puluh tahun. Rusuna ini terdiri dari 16 dan 20 lantai dilengkapi lift pada masing-masing towernya.

Meskipun baru mulai, ternyata peminat sudah mulai bermunculan. Memang brosur perkenalan rusuna itu sudah mulai disebarkan oleh antara lain PT.Prima Land, salah satu developer. Para peminat rusuna memang sudah mulai dapat menghubungi para developer untuk menanyakan spesifikasi teknis serta harga jual masing-masing unitnya.

Kedepan akan dibangun rusuna setidak-tidaknya untuk sepuluh kawasan perkotaan, yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makasar, Banjarmasin, Batam, Medan dan Palembang.
Nah, selamat menikmati rumah susun sederhana.
(Jakarta, 11 April 2007)