Yusuf Asy’ari

social justice for all

July 18th, 2008

Alhamdulillah WTP…

“Kalau kita panen kedele..sebaiknya kita bikin pabrik tempe… Kalau kita ingin WTP.. sebaiknya kita minta bantu BPKP…” Demikian pantun dari Menegpera , M Yusuf Asy’ari, mengakhiri paparannya pada Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah, yang berlangsung pada tanggal 16-17 Juli 2008. Read the rest of this entry »

July 17th, 2008

RUSUNAMI DAN LINGKUNGAN

Pembangunan rusunami khususnya di Jabodetabek saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh Pengembang. Memang rusunami saat ini sangat dinanti-nantikan oleh para mereka yang termasuk berpenghasilan menengah kebawah. Diharian Bisnis Indonesia tanggal 16 Juli 2008 ada tulisan sdr. Valery Setiawan yang beralamat di Tanah rendah, Kampung Melayu, Jatinegara, yang mengemukakan rasa prihatinnya dengan adanya (menurut beliau) dihentikannya pembangunan rusunami dikawasan Pesanggerahan, Jakakarta Selatan, padahal proyek itu telah rampung 60%. Read the rest of this entry »

July 7th, 2008

SMPIT Ihsanul Fikri Pabelan

Sejak tahun Juli 2002, alhamdulillah di desa asal Bapak yaitu Pabelan, telah berdiri SMP Islam Terpadu Ihsanul Fikri. Sekolah ini merupakan boarding school untuk putra maupun putri. Saat ini, SMPIT Ihsanul Fikri memiliki siswa-siswi 288 orang.

Untuk tahun ajaran 2008-2009 ini, Bapak kembali berkesempatan menyambut tahun ajaran baru. Dan alhamdulillah, prestasi tahun ajaran 2007-2008 sangat membanggakan, yaitu masuk dalam urutan 5 terbaik di seluruh kabupaten Magelang (tahun sebelumnya menduduki urutan 10 terbaik). Urutan pertama sampai keempat diduduki oleh sekolah negeri. Sehingga kali ini SMPIT Ihsanul Fikri merupakan SMP swasta pertama terbaik di Magelang. Semoga prestasi ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi.

Insya Allah mulai tahun 2009, direncanakan berdiri pula SMAIT Ihsanul Fikri. Mohon doa dari semua pihak, semoga Allah SWT memberi kelapangan jalan segala urusan serta melimpahkan rizki sehingga niat baik tersebut dapat terlaksana. Amin.

July 7th, 2008

Melepas Ibrahim

Hari ini kami harus melepas anggota keluarga termuda kami, Ibrahim. Ibrahim adalah cucu terkecil Bapak yang sangat lengket dengan Bapak. Setiap melihat Bapak, pasti Ibrahim minta gendong dan sulit sekali melepaskannya dari gendongan Bapak. Kelihatannya untuk Bapak cukup berat harus berpisah dengan Ibrahim, bahkan mungkin jauh lebih berat ketimbang berpisah dari papanya Ibrahim, -Hanif- sang putra bungsu beberapa tahun yang lalu saat harus menuntut ilmu ke Sydney.

Hanif dan istrinya Lia, membawa Ibrahim kembali ke Sydney karena Lia sudah habis masa cutinya yang sangat panjang. Kebetulan mereka juga sedang mengajukan proses PR Australia. Semoga Allah selalu melindungi mereka sekeluarga. Amin.

May 5th, 2008

Ratusan Ribu Orang Hadiri Milad PKS

04/05/2008 12:53

Liputan6.com, Jakarta: Sedikitnya 100 ribu kader Partai Keadilan Sejahtera memadati Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, memperingati milad atau hari ulang tahun ke-10 PKS, Ahad (4/5). Turut hadir sejumlah pejabat seperti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono, sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu, anggota partai politik lain, dan calon Presiden 2009 seperti Wiranto dan Sutiyoso.

Read the rest of this entry »

May 3rd, 2008

Tiga Menteri “Berkoalisi” Bangun Rumah Buruh

Detik.Com Semarang

Tiga menteri ‘berkoalisi’ mengambil langkah bersama. Mereka meresmikan pembangunan rumah bagi buruh di Semarang, Jawa Tengah. Ketiga menteri itu adalah Menpera Yusuf Asyari, Menteri PU Djoko Kirmanto, dan Menakertrans Erman Suparno. Acara digelar di PT Shangrilla Sango, Kawasan Industri Wijayakusuma, Semarang Barat, Jawa Tengah Sabtu (3/5/2008).

Menurut rencana, pada tahap awal, pemerintah membangun 200 rumah dan diperkirakan selesai pada Agustus tahun ini. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan hingga mencapai 2000 unit. Menakertrans, Erman Suparno mengatakan, dalam pembiayaannya, rumah bertipe 21 itu disubsidi pemerintah. Kementerian Perumahan Rakyat mengeluarkan dana Rp 7,5 juta - Rp 14 juta per unit dan Kementerian PU menyediakan fasilitas dan infrastruktur. “Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sendiri akan memberi berapa, Bu Dirjen?,” tanya Erman kepada jajarannya.

“Rp 1,5 juta per unit. Ya, cuma Rp 1,5 juta. Lumayanlah, buat mengurangi biaya administrasi pembelian rumah,” kata Erman disambut tepuk tangan dan tawa ratusan peserta.

Usai memberi sambutan, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon mangga di sekitar lokasi perumahan yang berada tak jauh dari pantai itu. Cuaca terik mengiringi prosesi tersebut. ( try / djo )