Yusuf Asy’ari

social justice for all

July 7th, 2008

Melepas Ibrahim

Hari ini kami harus melepas anggota keluarga termuda kami, Ibrahim. Ibrahim adalah cucu terkecil Bapak yang sangat lengket dengan Bapak. Setiap melihat Bapak, pasti Ibrahim minta gendong dan sulit sekali melepaskannya dari gendongan Bapak. Kelihatannya untuk Bapak cukup berat harus berpisah dengan Ibrahim, bahkan mungkin jauh lebih berat ketimbang berpisah dari papanya Ibrahim, -Hanif- sang putra bungsu beberapa tahun yang lalu saat harus menuntut ilmu ke Sydney.

Hanif dan istrinya Lia, membawa Ibrahim kembali ke Sydney karena Lia sudah habis masa cutinya yang sangat panjang. Kebetulan mereka juga sedang mengajukan proses PR Australia. Semoga Allah selalu melindungi mereka sekeluarga. Amin.

October 11th, 2007

UMROH AKHIR RAMADHAN

Alhamdulillah akhirnya izin dari Presiden datang juga. Saya katakan akhirnya, sebab sudah sekitar dua minggu saya mengajukan permohonan izin tertulis untuk pergi umroh bersama anak dan cucu. Setelah kurang sehari dari keberangkatan izin tertulis belum juga turun, saya menelpon BapaK SBY mohon izin meninggalkan kantor untuk ibadah umroh. Beliau memberi izin dan menyambut gembira, seraya berpesan agar saya berdoa untuk bangsa dan tanah air.
Kali ini saya insya Alloh pergi tanggal 3 Oktober dan pulang sebelum lebaran. Pada kesempatan ini ingin saya gunakan untuk memohon maaf atas segala kekhilafan selama kita bergaul terutama lewat blog ini. Kepada para blogger harap sudi memaafkan saya, untuk itu terimalah pantun dibawah ini;

Dahan menjulang, burung nuri pun suka Ingin dipangkas si pegawai Pemda
Ramadhan hilang, Idul Fitri pun tiba, Saling maaf, itu perilaku utama.

Ikan bawal beda dengan, Ditangkapnya harus pakai jala
Bulan syawal memang bulan bahagia, ingat disana ada enam hari puasa

June 26th, 2007

Menikmati Pekerjaan

Biar bagaimanapun kita memiliki daya tahan yang terbatas terhadap stress. Padahal hidup hari ini full of stress.Maka kadang-kadang kita harus pandai-pandai menyiasatinya, dengan mengatur pola hidup, berolah raga teratur dan makanan yang sehat. Kalau ada yang menanyakan kabar saya, saya jawab “Alhamdulillah, sehat. Ya sehatnya orang tua”. Antara lain saya menikmati saat diambil kegiatan sehari-hari saya di rumah oleh Metro TV untuk selingan wawancara saya pada acara Welcome to BCA. Saya manut saja waktu wartawannya menyuruh saya pura-pura sedang ngobrol dengan staf saya, mengetik di depan komputer di kamar kerja saya yang berantakan, atau melakukan fitness excercise, yang biasanya memang saya lakukan seminggu 3 kali, disamping berjalan kaki. Pada waktu taping di studio saya menikmati suara merdu penyanyi Joy Tobing.

Di Bandung sesudah acara sosialisasi pengembangan kawasan perumahan dan penandatanganan MOU dengan beberapa pemerintah daerah. Saya bersama rombongan berkunjung ke redaksi harian pikiran rakyat, koran utama di jawa barat yang oplagnya mencapai 400.000 eksemplar. Malamnya kami makan di restoran Sari Sunda, jalan Soekarno Hatta, dengan menu favorit gurame goreng yang seolah-olah sedang terbang. Saya makan tanpa nasi. Menurut seorang staf saya, untuk makan malam memang sebaiknya menghindari nasi, karena memperberat kerja empedu. Sayang waktu saya tanya dia lupa, apa kaitan nasi dengan empedu.

May 8th, 2007

KE PALEMBANG BERSAMA KAPOLRI NAIK PESAWAT BALING-BALING

24 April 2007 lalu, bersama rombongan Kapolri, saya ke Palembang dengan pesawat khusus Kapolri yang berbaling-baling (bukan Jet). Tujuan utama adalah Talang Kelapa, suatu Kawasan Siap Bangun (KASIBA) yang sudah diresmikan tahun lalu. Jenderal Polisi Sutanto meresmikan 200 unit rumah sederhana (RSH) tahap pertama dari 500 unit yang direncanakan. RSH tersebut disubsidi lewat Kantor Kementerian Perumahan Rakyat besertai Polri. Kapolri memang sedang giat membangun rumah-rumah untuk para anggota Polri dan juga PNS dilingkungan Polri. Kapolri memerintahkan kepada para kapolda agar mendorong pembangunan rumah sederhana. Agar nantinya anggota Polri mempunyai rumah sendiri yang layak huni, sehingga tidak bingung lagi bila datang saatnya pensiun.
Di Palembang saya ditemani pak Gubernur Sumsel sempat berjumpa dengan pemda kota yang di pimpin wakil Walikota dan Kepala Bappeda. Pertemuan itu digunakan untuk sosialisasi rumah susun sederhana. Pemda Propionsi Sumsel dalam waktu dekat akan menyusun Tim Pelaksana Daerah rencana pembangunan rusuna di Palembang dan segera akan ke Jakarta untuk mendiskusikannya dengan teman-teman dari Menpera.
Para investor dan pengembang yang berminat membangun rusuna di Palembang dapat segera berkomunikasi dengan pemda baik provinsi Sumatra Selatan maupun Pemda Kota Palembang. Silakan!
(Jakarta, 5 Mei 2007).

October 17th, 2006

Pamit: Umroh Ramadhan

Alhamdulillah berkat doa teman-teman blogger saya akhirnya (insya Alloh) jadi umroh. Berangkat siang ini dengan Garuda jam 11.50. Izin Presiden keluar kemarin malam lewat ajudan. Wapres juga ok. Sebelumnya tanggal 6 Okt, Senin yang lalu.

Saya sempat meresmikan pembangunan Rusunawa di UI untuk asrama mahasiswa. Ternyata di UI sewanya murah 1 kamar sendirian cuma Rp.150.000,– tapi kamarnya ya tidak luas, kira2 2 X 3 m2. Teman2 tolong doain agar anggaran untuk asrama mahasiswa ini tersedia di APBN, soalnya sekarang masih sedikit sekali. Di Menpera paling2 untuk 12 twin block, padahal yang antre lebih dari 50 an universitas.

Nah, untuk teman2 blogger yang mampir dan butuh balasan, tolong sabar ya, saya cuti dulu, lapor pada Yang Punya Dunia. See you after Ied !