Harian Rakyat Merdeka hari Selasa tanggal 29 Juli 2008 memberitakan bahwa iuran rumah PNS naik tiga kali lipat.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Oct | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | 31 | ||||
Harian Rakyat Merdeka hari Selasa tanggal 29 Juli 2008 memberitakan bahwa iuran rumah PNS naik tiga kali lipat.
Harian Media Indonesia tanggal 28 Juli 2008 menurunkan berita dengan judul seperti diatas. Disitu diberitakan tentang kekhawatiran rusunami diborong oleh investor. Ada calon pembeli yang tercengang bahwa dia ada di nomor urut 600. Bahkan katanya baru saja ada investor yang memborong rusunami. Berita tambah seru setelah disebut juga anggota DPR yang dapat dua kaveling. Read the rest of this entry »
Tanggal 24 Juli 2008, saya datang ke Rembang, meresmikan Kasiba (kawasan siap bangun) untuk perumahan bersubsidi. Kawasan ini meliputi tiga desa, yaitu Kabongan Kidul 36, 86 ha; Tireman 68,8 ha; dan Gedangan 39,84 ha. Kemenpera membantu membuat jalan akses sepanjang 667 meter. Saat ini sudah terbangun kurang lebih 300 unit rumah. Pemda Kabupaten Rembang membantu dana sebanyak 3,12 milyar dari APBD. Pemda Rembang termasuk sangat peduli dengan perumahan rakyat, terbukti bahwa menurut Bupati setiap tahun dialokasikan dari APBD sebesar 20 Milyar untuk perumahan rakyat. Ayooo, bupati mana yang akan mengikuti jejak langkah Bupati Rembang? Atau bahkan melebihinya?!
Pembangunan rusunami khususnya di Jabodetabek saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh Pengembang. Memang rusunami saat ini sangat dinanti-nantikan oleh para mereka yang termasuk berpenghasilan menengah kebawah.
Detik.Com Semarang
Tiga menteri ‘berkoalisi’ mengambil langkah bersama. Mereka meresmikan pembangunan rumah bagi buruh di
Menurut rencana, pada tahap awal, pemerintah membangun 200 rumah dan diperkirakan selesai pada Agustus tahun ini. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan hingga mencapai 2000 unit. Menakertrans, Erman Suparno mengatakan, dalam pembiayaannya, rumah bertipe 21 itu disubsidi pemerintah. Kementerian Perumahan Rakyat mengeluarkan dana Rp 7,5 juta - Rp 14 juta per unit dan Kementerian PU menyediakan fasilitas dan infrastruktur. “Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sendiri akan memberi berapa, Bu Dirjen?,” tanya Erman kepada jajarannya.
“Rp 1,5 juta per unit. Ya, cuma Rp 1,5 juta. Lumayanlah, buat mengurangi biaya administrasi pembelian rumah,” kata Erman disambut tepuk tangan dan tawa ratusan peserta.
Usai memberi sambutan, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dan penanaman pohon mangga di sekitar lokasi perumahan yang berada tak jauh dari pantai itu. Cuaca terik mengiringi prosesi tersebut. ( try / djo )
Saya membuka SPEX (Surya Property Exhibition) pada hari Jum’at, 15 Februari 2008. Acara ini merupakan expo rumah sederhana sehat yang diselenggarakan oleh koran Surya bekerjasama dengan Bapertarum dan bank-bank penyalur KPR bersubsidi, antara lain Bank Jatim dan BTN. Menpera mengharapkan agar event semacam ini dijadikan event tahunan. Sebelum membuka SPEX tersebut, Menpera menjadi
~M. Yusuf Asy’ari~