Yusuf Asy’ari

social justice for all

August 8th, 2008

HARI PERUMAHAN NASIONAL

Banyak departemen yang memiliki hari besar yang bukan hari libur. Gunanya antara lain sebagai milestone, tonggak perjalanan dimana dapat dilakukan evaluasi serta pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang telah dianggap berjasa selama tahun berjalan. Para stakeholder perumahan belum punya hari perumahan nasional. Read the rest of this entry »

August 5th, 2008

KAPOLDA VERSUS DUREN

Pada tanggal 30 dan 31 Juli 2008 saya berkesempatan ke Pekanbaru dalam rangka menghadiri Musda DPD REI Provinsi Riau. Pada malam Kamis sewaktu acara  welcome party, saya duduk berendeng dengan Gubernur dan Kapolda Riau. Karena Gubernur ada acara lain, beliau meninggalkan hotel, sehingga saya duduk berendeng dengan Kapolda.

Eh, tahu-tahu pak Teguh Satria, Ketua Umum DPP REI yang juga duduk semeja menawarkan apakah saya mau duren. Sebelum saya sempat menjawab, Kapolda dengan serius mengingatkan saya agar jangan makan duren. Read the rest of this entry »

August 5th, 2008

KEHEBATAN REI JAWA TIMUR

Dalam Musda DPD REI Jawa Timur di Surabaya bulan Juli yang lalu, Pak Teguh Satria dalam sambutannya menyanjung bahwa REI Jawa Timur ini hebat. Rasanya memang benar. Di Jawa Timur, anggota REI banyak sekali. Produksi rumah sederhana sehat (RSH) yang dihasilkan pun cukup banyak. Dalam setiap Musda yang maju menjadi calon Ketua selalu lebih dari satu. Read the rest of this entry »

August 4th, 2008

WTP DAN ANGGARAN KECIL

Alhamdulillah Kementerian Negara Perumahan Rakyat untuk tahun buku 2006 dan 2007 diberi opini WTP – Wajar Tanpa Pengecualian – oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). WTP adalah opini tertinggi bagi Laporan Keuangan instansi yang merupakan terjemahan dari Unqualified Opinion. Klas dibawahnya adalah Qualified Opinion, setelah itu Disclaimer dan terakhir Adverse Opinion.

Banyak pihak yang berpendapat – termasuk Bu Sri Mulyani Indrawati – bahwa Kementerian Negara Perumahan Rakyat mendapat Unqualified Opinion karena anggarannya kecil. Untuk ini sebenarnya ada dua statement yang bisa dikemukakan. Satu, kenapa kementerian atau lembaga lain yang anggarannya lebih kecil tidak juga mendapatkan Unqualified Opinion? Kedua, andaikan Kemenpera diberi anggaran 20 trilyun, dengan personnel yang ada saat ini, saya jamin hasilnya juga Unqualified Opinion, insya Alloh. Hayo, apakah Kemenpera akan diberi anggaran 20 trilyun? Adakah Ibunda sudi?

August 2nd, 2008

PROBLEMA AIR TANAH

Untuk kompleks Pesantren semacam SMP-IT Ihsanul Fikri di desa Pabelan, Mungkid, Magelang ini, meskipun prestasi sekolahnya dapat dibanggakan karena lulus 100% dan menjadi sekolah swasta nomor satu di Kabupaten Magelang, akan tetapi masih menghadapi problemátika air tanah yang digunakan untuk mencuci pakaian dan mandi serta wudlu. Read the rest of this entry »

August 2nd, 2008

SMP ISLAM TERPADU ‘IHSANUL FIKRI’ PABELAN

Ruang kelas putra SMP-IT Ihsanul Fikri

Di desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang ada sebuah sekolah swasta dengan nama SMP-IT Ihsanul Fikri. Sekolah ini ada dibawah Yayasan Tarbiyatul Mukmin yang saya bersama-sama teman dirikan beberapa tahun yang lalu. Saat ini SMP-IT Pabelan sudah meluluskan untuk ketiga kalinya. Lulusan terakhir ditahun 2008 ini, untuk Kabupaten Magelang ternyata SMP-IT Ihsanul Fikri lulus 100 % dan menjadi sekolah swasta nomor satu. Apabila diperbandingkan untuk semua SMP termasuk negeri, maka SMP-IT Ihsanul Fikri menjadi nomor 5, sebab empat sekolah diatasnya semua SMP Negeri.

Read the rest of this entry »