Banyak departemen yang memiliki hari besar yang bukan hari libur. Gunanya antara lain sebagai milestone, tonggak perjalanan dimana dapat dilakukan evaluasi serta pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang telah dianggap berjasa selama tahun berjalan. Para stakeholder perumahan belum punya hari perumahan nasional. Karena itu, pada tanggal 10 Juli yang lalu, para stakeholder perumahan yang terdiri dari Pengembang anggota REI dan APERSI, Masyarakat Peduli Perumahan dan Permukiman Indonesia (MP3I), Perumnas, BTN, Kementerian Negara Perumahan Rakyat dan para undangan lain yang juga dihadiri oleh Bapak Dr.Ir.Siswono Yudohusodo, Dr.Cosmas Batubara, Dr.Akbar Tanjung (mereka adalah mantan-mantan Menteri Perumahan), Ir.Enggartiasto Lukita, Ir.Soeharsojo (Anggota-anggota DPR Komisi V) serta Dr.Ir.Djoko Kirmanto, Menteri PU, telah mengusulkan agar ditetapkan tgl.25 Agustus sebagai Hari Perumahan Nasional.
wow, bidang property mulai ada Hari Jadi
bagus deh kalau gitu.
hihi, kebetulan banget ya bertepatan dg Hari Ultah istri Bapak.
Sukses selalu Pak
Dalam suasana keheningan disertai dg hiruk pikuknya keramaian pada sudut gubuk kawasan padat ada percakapan antara seorang nenek dan cucunya :
cucu : nek….. sebentar lagi negara kita akan memperingati kemerdekaan ke 63,,,,, kok kita belum pasang bendera…..
ne2k : sabar cu….. nanti kalau dpt upah mencuci, kita beli bendera, kita wajib memasangnya didepan rumah,,,, itu mengingatkan nenek di masa perjuangan,
cucu : memang nenek ikut berjuang,,
ne2k: waktu itu cu…. nenek masih seperti seusia cucu….
(dalam dialog keakraban terdengan sayup-2 dari radio yg slalu terelay…. oleh sang penyiar mengutarakan : bahwa pd setiap tgl. 25 AGustus 2008, pemerintah-Kementerian Negara Perumahan Rakyat menetapkan sebagai hari PERUMAHAN NASIONAL)…… terdengar kabar itu…. sang cucu dg keluguan & kepolosannya berkata pada neneknya
Cucu : nek….. sebentar lagi akan dirayakan hari perumahan nasional pada tgl, 25 Agustus.
kira-2 rumah kita mau diapain …. apa disuruh pindah atau diperbaiki ya nek…
ne2k pun terdiam dg. pulasnya disertai dg hembusan terakhir….. lalu sang cucu menangis tersedu-2….. nek… nek…..nek …. nek …. jgn tinggalkan aku………. aku sendirian nek….. aku tinggal dimana lagi nek…. aku tinggal dimana lagi nek…..
TIBA-2…. si cucu terbangun…. dan tersadar….. dalam tidurnya….. oh….. aku hanya…. mimpi…. seketika itu… dipeluk dan diciumnya si ne2k penuh dg… erat dan kasih sayang…….
Salam Pak Menteri…
Sekarang ini, jangankan memiliki rumah yang layak, miliki tanah kavling yang layak saja sudah menjadi impian Pak. Saya salut dengan kiprah Bapak selama ini dalam memperjuangkan perumahan bagi “rakyat”.
Mungkin ini sedikit masukan Pak, bagaimana kalau “rakyat” PNS tidak usah diurus rumahnya, yang perlu adalah bagaimana penyediaan lahan/kavling yang layak, dan biarkan PNS itu membangun tumbuh, sebab kalau harus diKPRkan sudah pasti PNS itu tidak lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan melainkan harus mencukupi angsuran bulanan ke Bank, sebagai contoh di Makassar, perumahan yang layak di kota lebih dari 200 juta, jangankan langsung nyicil Pak, DP aja udah harus Kredit…..
Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih
Assalamu alaikum…..Bapak Menteri..
Semoga dengan adanya hari perumahan nasional….semakin mudah rakyat memenuhi hayat hidup di bidang perumahan…
Pro Admin : terima kasih atas koreksi nama Bapak menteri…saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini..
wassalamu alaikum
…….. lucu juga kali ya, kalau setiap hari ada aja sebuah peringatan terkait sesuatu. ada hari guru, hari ibu, hari anak, hari teknologi, hari perumahan, hari kemerdekaan, hari kesehatan, hari pemuda, hari olah raga, hari pertanian, hari informasi…..
wah lama-lama kalender nya gak cukup nampung peringatan2 kyk gini.
PENYERAHAN KUNCI RUSUNAMI 1.000 TOWER DIUNDUR
(Bisnis.com, 2008-08-28 03:11:27)
Proses serah terima kunci perdana kepada penghuni rumah susun sederhana milik (rusunami) yang sedianya dilakukan pada Agustus ini diundur hingga bulan depan akibat keterlambatan pengiriman impor lift.
Zulfi Syarif Koto, Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Negara Perumahan Rakyat, mengatakan seremoni penyerahan kunci rusunami pertama pada program 1.000 tower diundur karena pengembang belum menyediakan lift pada menara.
“Masih ada masalah, liftnya belum ada karena butuh waktu lama untuk proses di Bea Cukai,” katanya disela-sela pembukaan Menpera Expo yang digelar Kantor Menpera, hari ini.
Sebelumnya, Menpera M. Yusuf Asy`ari mengatakan serah terima kunci perdana kepada penghuni rusunami Cengkareng akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Agustus ini. Ada lima menara yang direncanakan masuk pasar pada Agustus ini adalah dua menara di Cengkareng, tiga menara di Penggilingan, Jakarta.(yn)
Selamat hari perumahan nasional..semoga dengan semangat yang sama dengan Bung Hatta kita bisa mewujudkan housing for all Indonesian in a harmonious city..
Selamat dibawah kepemimpinan bapak sebagai menpera, masyarakat perumahan sekarang telah mempunyai hari jadinya, sehingga dengan hari jadi perumahan semoga kebutuhan pemenuhan rumah lebih terkoordinatif lagi