Kota Kekerabatan Maja diperbatasan Banten dan Bogor adalah kompleks perumahan yang sudah lama direncanakan. Tetapi karena krismon, maka rencana itu masih terbengkalai. Saya ditahun 2006 pernah menengok kesana dengan maksud untuk merevitalisasi. Tetap memang untuk kondisi sekarang, masalah utama nya adalah transportasi yang belum memadai. Karena itu saya mengusulkan kepada Menteri Perhubungan untuk menjadikan kereta api ke Maja menjadi double track dan jalan raya dari Maja ke Cangkudu diperluas. Waktu saya bicara dengan Menteri PU, ternyata jalan itu adalah jalan propinsi. Pada lain kesempatan, masalah ini saya bicarakan dengan ibu Gubernur Banten, dan beliau menyanggupi untuk memperluas jalan tersebut. Saya berharap agar program double track itu bisa dimulai diawal tahun 2009. Di Maja sebenarnya tersedia lahan seluas lebih dari 8.000 ha. Apabila lahan ini dapat dibuat rumah, maka para penghuninya dapat tetap bekerja di Jakarta, asal transportasenya memadai frekwensinya.Akhir2 ini, Pak Teguh Satria, Ketua DPP REI mengatakan bahwa sudah ada 16 pengembang yang siap untuk merevitalisasi Maja. REI mengajak Perum Perumnas untuk bersama2 menggarap Maja. Semoga perkembangan Jabodetabek tidak cuma ketimur, tetapi bisa juga diimbangi dengan perkembangan kearah barat. Semoga.