04/05/2008 12:53
Liputan6.com, Jakarta: Sedikitnya 100 ribu kader Partai Keadilan Sejahtera memadati Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, memperingati milad atau hari ulang tahun ke-10 PKS, Ahad (4/5). Turut hadir sejumlah pejabat seperti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono, sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu, anggota partai politik lain, dan calon Presiden 2009 seperti Wiranto dan Sutiyoso.
Yang menarik dalam milad kali ini adalah adanya pernyataan bersama bahwa PKS menargetkan 20 persen suara pada Pemilihan Umum 2009. Itu artinya setara dengan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (18,53 persen) ataupun Partai Golongan Karya (21,58 persen) pada Pemilu 2004. “Insya Allah PKS 20 persen dalam pemilu legislatif ini,” ucap Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam pidatonya.PKS memang dinilai sebagai partai yang memiliki basis pendukung jelas dan loyal. Betapa tidak, pada Pemilu 2004, PKS melejit dengan menangguk 8,3 juta suara atau setara 45 kursi DPR. Bila dibandingkan Pemilu 1999, partai yang saat itu masih bernama Partai Keadilan hanya mengumpulkan 1,4 juta suara atau sama dengan tujuh kursi di DPR.Kiprah PKS pun makin diperhitungkan termasuk pada pemilihan kepala daerah langsung yang digelar sejak 2005. Tiga tahun terakhir PKS menang di tujuh pilkada tingkat provinsi, yakni Sumatra Utara, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Barat, dan Gorontalo.Terakhir PKS mengantarkan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf serta Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar serta Sumut. Sukses ini dipetik lewat jalan koalisi dengan mematahkan dominasi Partai Golkar dan PDIP [baca: Syamsul-Gatot Memenangi Pilkada Sumut].Namun upaya PKS menguasai Jakarta gagal. Pasangan Adang Daradjatun-Dani Anwar kalah dari pasangan Fauzi Bowo-Prijanto yang dijagokan koalisi 20 parpol termasuk Golkar dan PDIP. Demikian pula di Sulawesi Selatan. Hanya saja, di daerah sekitar Jakarta seperti di Depok, Sukabumi, Cianjur, Bekasi, dan Serang, PKS tetap berjaya [baca: Fauzi Bowo Resmi Dilantik].Meski berasas Islam, PKS tidak pilih-pilih pasangan koalisi. Di Boven Digul, Papua, partai yang menyebut diri sebagai partai dakwah ini meraih kemenangan dengan menggandeng Partai Damai Sejahtera (PDS) yang beraliran Kristen.PKS mengklaim memenangkan 80-an pilkada dalam tiga tahun terakhir. Namun menurut catatan Lembaga Survei Indonesia (LSI), PKS hanya menang di 53 pilkada tingkat kota, kabupaten, dan provinsi. Kemenangan ini diperoleh dengan jalan koalisi 48 kali dan tanpa koalisi lima kali. Lantas, sanggupkah PKS mempertahankan prestasi itu? Atau justru mengungguli partai nasionalis pada Pemilu 2009 mendatang.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)
Bpk. Yusuf Yth,
Apa kabar Bapak? Sudah lama saya tak berkunjung ke sini. Saat dolan kali ini langsung nggak pakai sungkan-sungkan memberi sebuah Tag untuk Bapak.
Silahkan kunjungi Blog saya di http://www.fidaabbott.blogspot.com untuk membaca postingan terbaru ttg Tag ini.
Saya pilih Bapak sbg VVIP karena Bapak merupakan salah satu Menteri yang benar-benar merakyat, artinya mau memberi tanggapan secara terbuka kepada setiap Pemberi komentar di Blog Bapak. Saya sangat salut karena tidak setiap Menteri melakukan hal seperti ini. Bapak benar-benar telah merendahkan diri. Buktinya? Komentar saya selalu dijawab oleh Bapak.
Bapak boleh mengerjakan tag tersebut, boleh juga tidak. Saya hanya senang saja memberi Tag tersebut ke Bapak.
Sekali lagi terima kasih!
Salam dari USA!
mampir