<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.2" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Menteri Pantun</title>
	<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/</link>
	<description>social justice for all</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 13:24:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.2</generator>
		<item>
		<title>By: AZHAR</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-34897</link>
		<dc:creator>AZHAR</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 10:06:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-34897</guid>
		<description>Pak Yusuf belajar pantun dari Ust. Tifatul Sembiring apa Ust. Tifatul Sembiring yang belajar ke Pak Yusuf ??? ^_^

klo saya mau kursus Pantun ke Pak Yusuf, bayar kursusnya berapa Pak ?? ^_^

SELAMAT BERPANTUN RIA...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Yusuf belajar pantun dari Ust. Tifatul Sembiring apa Ust. Tifatul Sembiring yang belajar ke Pak Yusuf ??? ^_^</p>
<p>klo saya mau kursus Pantun ke Pak Yusuf, bayar kursusnya berapa Pak ?? ^_^</p>
<p>SELAMAT BERPANTUN RIA&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan Sulistyo</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-25758</link>
		<dc:creator>Iwan Sulistyo</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Dec 2007 14:17:16 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-25758</guid>
		<description>Salam kenal, Pak Menteri. Anda adalah Menteri yang kedua setelah Menhan Juwono Sudarsono yang bisa saya hubungi via blog. Menteri yang lain gimana ya? Trims. Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal, Pak Menteri. Anda adalah Menteri yang kedua setelah Menhan Juwono Sudarsono yang bisa saya hubungi via blog. Menteri yang lain gimana ya? Trims. Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Amadien Yahya</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-25552</link>
		<dc:creator>Amadien Yahya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 08:19:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-25552</guid>
		<description>Yth. Pak Menteri
Kendala-Kendala Pembangunan perumahan di daerah khusunya diluar jawa yang belum dicermati oleh pak Menteri adalah penyediaan listrik, bagaimana rumah bisa layak huni kalau tidak ada listriknya?? dan satu-satunya yang diharapkan oleh pengembang adalah PLN. Banyak BTN/perumahan yang dibangun developer  belum mendapatkan listrik dari PLN, walaupun sudah bermohon ke PLN. Disisi lain PLN belum dapat memenuhi karena keterbatasan daya dan terjadi pemadaman bergilir, hal ini umumnya terjadi di luar jawa, sedangkan rumah-rumah yang dibangun oleh developer sangat cepat dan cukup banyak, sehingga sampai saat ini ada perumahan yang sudah selesai dan ditempati oleh pemiliknya belum mendapatkan listrik bahkan ada yang sudah 5 tahun menunggu aliran listrik. Hal ini sangat mempengaruhi percepatan pembangunan rumah sehat sederhana yang layak huni. Contoh kongkrit adalah kasiba Baruga Kendari yang Bapak resmikan pada tanggal 12 Desember 2007 lalu, sampai saat ini belum ada listrik dari PLN, dan belum ada kepastian dari PLN karena PLN di Kendari masih pemadaman bergilir.
Belum lagi penyediaan infrastruktur jaringan distribusi listrik untuk mencatu ke komplek Perumahan, pihak PLN selelu menjawab tidak tersedia anggaran investasi pembangunan jaringan distribusi listrik. Hal ini kita maklumi karena PLN ditekan untuk menghemat pemakaian BBM dan sejak tahun 2004 belum pernah naik tarif, sedangkan BBM yang dipasok ke PLN BBM non Subsidi dan subsidi ke PLN hanya diberikan untuk pelanggan PLN gololngan Rumah tangga, tidak ada subsidi untuk calon pelanggan perumahan. 
Kesimpulannya pembangunan dan program kerja departemen di Kabinet Indonesia bersatu belum terkoordinasikan dengan baik dan terkesan berjalan sendiri-sendiri, padahal Presiden dan wakil presiden kita mantan menteri koordinator.
Mohon pak Menteri diperhatikan hal ini, kami penghuni Perumahan sudah 5 Tahun merindukan Listrik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Pak Menteri<br />
Kendala-Kendala Pembangunan perumahan di daerah khusunya diluar jawa yang belum dicermati oleh pak Menteri adalah penyediaan listrik, bagaimana rumah bisa layak huni kalau tidak ada listriknya?? dan satu-satunya yang diharapkan oleh pengembang adalah PLN. Banyak BTN/perumahan yang dibangun developer  belum mendapatkan listrik dari PLN, walaupun sudah bermohon ke PLN. Disisi lain PLN belum dapat memenuhi karena keterbatasan daya dan terjadi pemadaman bergilir, hal ini umumnya terjadi di luar jawa, sedangkan rumah-rumah yang dibangun oleh developer sangat cepat dan cukup banyak, sehingga sampai saat ini ada perumahan yang sudah selesai dan ditempati oleh pemiliknya belum mendapatkan listrik bahkan ada yang sudah 5 tahun menunggu aliran listrik. Hal ini sangat mempengaruhi percepatan pembangunan rumah sehat sederhana yang layak huni. Contoh kongkrit adalah kasiba Baruga Kendari yang Bapak resmikan pada tanggal 12 Desember 2007 lalu, sampai saat ini belum ada listrik dari PLN, dan belum ada kepastian dari PLN karena PLN di Kendari masih pemadaman bergilir.<br />
Belum lagi penyediaan infrastruktur jaringan distribusi listrik untuk mencatu ke komplek Perumahan, pihak PLN selelu menjawab tidak tersedia anggaran investasi pembangunan jaringan distribusi listrik. Hal ini kita maklumi karena PLN ditekan untuk menghemat pemakaian BBM dan sejak tahun 2004 belum pernah naik tarif, sedangkan BBM yang dipasok ke PLN BBM non Subsidi dan subsidi ke PLN hanya diberikan untuk pelanggan PLN gololngan Rumah tangga, tidak ada subsidi untuk calon pelanggan perumahan.<br />
Kesimpulannya pembangunan dan program kerja departemen di Kabinet Indonesia bersatu belum terkoordinasikan dengan baik dan terkesan berjalan sendiri-sendiri, padahal Presiden dan wakil presiden kita mantan menteri koordinator.<br />
Mohon pak Menteri diperhatikan hal ini, kami penghuni Perumahan sudah 5 Tahun merindukan Listrik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: christanto</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24491</link>
		<dc:creator>christanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 08:32:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24491</guid>
		<description>wah pak,,,
salute buat bapak yangudah mau share pengalaman lewat blog
saya heran kok bisa ya,,,
(ditengah kesibukan yang bejibun),, subhanallah,, semoga ini bisa jadi jembatan bagi kami dalam memahami kebijakan yang dikeluarkan dikementrian bapak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah pak,,,<br />
salute buat bapak yangudah mau share pengalaman lewat blog<br />
saya heran kok bisa ya,,,<br />
(ditengah kesibukan yang bejibun),, subhanallah,, semoga ini bisa jadi jembatan bagi kami dalam memahami kebijakan yang dikeluarkan dikementrian bapak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kang Sata</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24301</link>
		<dc:creator>Kang Sata</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 04:06:15 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24301</guid>
		<description>Selamat Pak Menteri dengan julukan barunya.

Pantun harus kita budayakan, sebelum di hak patenkan Malaysia.

Semoga sukses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Pak Menteri dengan julukan barunya.</p>
<p>Pantun harus kita budayakan, sebelum di hak patenkan Malaysia.</p>
<p>Semoga sukses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sachroel</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24019</link>
		<dc:creator>sachroel</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 16:22:05 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24019</guid>
		<description>ikut baca tapi belum bisa ber-pantun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ikut baca tapi belum bisa ber-pantun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mas Baron</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24009</link>
		<dc:creator>Mas Baron</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 14:52:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-24009</guid>
		<description>Pergi ke bali buka seminar,
ajak bikin rumah buat kaum kecil.
pak menteri udah berbinar - binar,
malah penguasa disini bikin gokil.
(alias ga ada yg datang)... 

( hehe biar pantunnya katrok tp hasil sendiri lho pak)
salam perkenalan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pergi ke bali buka seminar,<br />
ajak bikin rumah buat kaum kecil.<br />
pak menteri udah berbinar - binar,<br />
malah penguasa disini bikin gokil.<br />
(alias ga ada yg datang)&#8230; </p>
<p>( hehe biar pantunnya katrok tp hasil sendiri lho pak)<br />
salam perkenalan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ika</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-23892</link>
		<dc:creator>ika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 02:42:24 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-23892</guid>
		<description>wadouw,saya ndak isa maen pantun neh,,mmm apa ya..
"disini gunung disana gunung..
ih gak nyambung..."

hehe :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wadouw,saya ndak isa maen pantun neh,,mmm apa ya..<br />
&#8220;disini gunung disana gunung..<br />
ih gak nyambung&#8230;&#8221;</p>
<p>hehe <img src='http://www.yusufasyari.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fanya Ardianto</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-23891</link>
		<dc:creator>Fanya Ardianto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 02:42:05 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-23891</guid>
		<description>waduh sayangnya saya nggak bisa bikin pantun *hiks*
tapi pantun memang komunikatif, pesan2 yg diungkapkan lewat pantun, biasanya lebih mengena dan menimbulkan kesan yang tidak biasa *setidaknya buat saya* :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh sayangnya saya nggak bisa bikin pantun *hiks*<br />
tapi pantun memang komunikatif, pesan2 yg diungkapkan lewat pantun, biasanya lebih mengena dan menimbulkan kesan yang tidak biasa *setidaknya buat saya* <img src='http://www.yusufasyari.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ECHO</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-23053</link>
		<dc:creator>ECHO</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 07:57:58 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-23053</guid>
		<description>jalan jalan ke bekasi
banyak lahan beralih fungsi 
jadi menteri kudu berani
untuk membangun efisinesi birokrasi
agar tetap disegani dan dapat melayani negeri ini
guna tercipta kawasan kumuh menjadi bersemi
sehingga menjadi negeri yang mumpuni 
saluutttttt untuk unjuk pantunnya Ba... pak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jalan jalan ke bekasi<br />
banyak lahan beralih fungsi<br />
jadi menteri kudu berani<br />
untuk membangun efisinesi birokrasi<br />
agar tetap disegani dan dapat melayani negeri ini<br />
guna tercipta kawasan kumuh menjadi bersemi<br />
sehingga menjadi negeri yang mumpuni<br />
saluutttttt untuk unjuk pantunnya Ba&#8230; pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: QZoners</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-22885</link>
		<dc:creator>QZoners</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 05:03:37 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-22885</guid>
		<description>Makan ketupat di hari raya
Jangan lupa opor ayamnya
Jadi menteri kudu berkarya
Agar sejahtera sluruh rakyatnya..

Lanjut pak menteri..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makan ketupat di hari raya<br />
Jangan lupa opor ayamnya<br />
Jadi menteri kudu berkarya<br />
Agar sejahtera sluruh rakyatnya..</p>
<p>Lanjut pak menteri..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: herwin nur</title>
		<link>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-21823</link>
		<dc:creator>herwin nur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 00:21:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://www.yusufasyari.com/2007/11/05/menteri-pantun/#comment-21823</guid>
		<description>Ayo Bung !!!
Yogyakarta kota budaya
Ayo Bung rebut kembali
Wakil rakyat pangkal kaya
Cidera janji uang kembali

Berrakit-rakit ke hulu
Berrenang-renang ke tepian
Mulanya sedikit tahu sama tahu
Belum kenyang sudah ketahuan

Dasar orok tukang ngompol
Menjadi murid kencing berlari
Dasar wakil rakyat suruhan parpol
Keenakkan duduk lupa berdiri

Mengajar murid pakai metode
Agar tepat pakai logika akal
Menjadi wakil rakyat cuma satu periode
Belum bisa bayar hutang kembali modal

Siapa rajin ke sekolah
Malu bertanya sesat di jalan
Walau rakyat hidup susah
Yang penting  besar pendapatan

Hiduk tidak mati tak berani
Tari perut senggol-senggolan
Dengar pendapat abaikan hati nurani
Kenyang perut tujuh turunan

Katak mimpi jadi lembu
Ayam jantan berkokok dikira fajar
Watak sejak dalam kandungan ibu
Diolok-olok unjuk rasa dikira wajar

Jakarta ibukota negara
Pelabuhan laut Tanjung Priok
Kalau sudah duduk lupa perkara
Sanksi komisi tak bikin kapok

Balonku ada lima
Siapa rajin pasti dapat
Daripada antri caleg lama
Lebih baik modal mulut baku debat

Ayam hitam bertelur putih
Ayam jantan kaki bertaji
Ketika rakyat menagih
Ketika kampanye tebar janji 

Ringan sama-sama dijinjing
Berat sama-sama diangkat
Katanya studi banding
Memang musyawarah untuk mufakat
-------------------------------</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ayo Bung !!!<br />
Yogyakarta kota budaya<br />
Ayo Bung rebut kembali<br />
Wakil rakyat pangkal kaya<br />
Cidera janji uang kembali</p>
<p>Berrakit-rakit ke hulu<br />
Berrenang-renang ke tepian<br />
Mulanya sedikit tahu sama tahu<br />
Belum kenyang sudah ketahuan</p>
<p>Dasar orok tukang ngompol<br />
Menjadi murid kencing berlari<br />
Dasar wakil rakyat suruhan parpol<br />
Keenakkan duduk lupa berdiri</p>
<p>Mengajar murid pakai metode<br />
Agar tepat pakai logika akal<br />
Menjadi wakil rakyat cuma satu periode<br />
Belum bisa bayar hutang kembali modal</p>
<p>Siapa rajin ke sekolah<br />
Malu bertanya sesat di jalan<br />
Walau rakyat hidup susah<br />
Yang penting  besar pendapatan</p>
<p>Hiduk tidak mati tak berani<br />
Tari perut senggol-senggolan<br />
Dengar pendapat abaikan hati nurani<br />
Kenyang perut tujuh turunan</p>
<p>Katak mimpi jadi lembu<br />
Ayam jantan berkokok dikira fajar<br />
Watak sejak dalam kandungan ibu<br />
Diolok-olok unjuk rasa dikira wajar</p>
<p>Jakarta ibukota negara<br />
Pelabuhan laut Tanjung Priok<br />
Kalau sudah duduk lupa perkara<br />
Sanksi komisi tak bikin kapok</p>
<p>Balonku ada lima<br />
Siapa rajin pasti dapat<br />
Daripada antri caleg lama<br />
Lebih baik modal mulut baku debat</p>
<p>Ayam hitam bertelur putih<br />
Ayam jantan kaki bertaji<br />
Ketika rakyat menagih<br />
Ketika kampanye tebar janji </p>
<p>Ringan sama-sama dijinjing<br />
Berat sama-sama diangkat<br />
Katanya studi banding<br />
Memang musyawarah untuk mufakat<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
