Begitu judul salah satu laporan di majalah Warta Ekonomi pada salah satu edisinya. Yang dimaksudkan adalah trio menteri yakni Menteri Pertahanan, Menteri Pertanian dan Menteri Negara Perumahan Rakyat. Ketiga menteri inilah yang boleh dianggap sebagai pelopor pemanfaatan blog untuk moda berkomunikasi dengan para pemangku kepentingannya.
Bisa juga ini dimanfaatkan sebagai jalur tol untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluh kesah antara menteri dengan para pemangku kepntingan sektornya masing-masing.
Majalah warta Ekonomi juga melaporkan semacam survei dari tingkat respon ketiga menteri atas berbagai pertanyaan. Dan hasilnya adalah Menteri Pertahanan pada peringkat pertama dan Menteri Negara Perumahan Rakyat pada peringkat kedua. Sementara Menteri pertanian tidak memberikan respon sama sekali.
Komunitas blogger Indonesia bahkan memberikan penghargaan atas aktifnya updating blog nya kepada Menteri Negara Perumahan Rakyat sebagai blogger Indonesia of the week.
doh. Hidup Blogger!!!
OPINI
Selain berita tentang dan dari Pak Menteri yang diharapkan ada komentar, akan lebih meriah kalau ditawarkan tema / topik mingguan. Diharapkan opini dari peng-geblog (penggemar blogger). Masukan bisa bersifat internal (staf Kemenegpera) maupun dari eksternal (para pemangku kepentingan). Dari penayangan nanti akan terlihat berbagai penampakan masalah, bak gajah di pelupuk mata. Terima kasih (hn).
Alhamdulillah kalo lewat blog.. rasanya bisa dekat
Alhamdulillah juga.. kebetulan saya ada sedikit kegalauan tentang kondisi perkembangan dunia perumahan di Indonesia, Jadebotabek khususnya. Semoga Blog ini dapat memberi penerangan tentang masalah perumahan di negeri ini.
Amin..
alhamdulillah pak mentri saya pengen punya rumah dipusat kota, apartemen gitu, tapi yang kelas menengah, yang harganya ga selangit, yang lingkungannya ga kumuh…sekarang masih ngontrak di gang…saya males beli rumah di depok bekasi tangerang..jauh dari tempat kerja di cempaka putih, kan saya pengen nya ke tempat kerja jalan kaki,bisa lebih banyak waktu buat anak istri,umur ga habis di jalan raya dan saya gak perlu beli mobil, cukup sepeda atau motor aja, gmn pak? saya yakin banyak yang sependapat ama saya, tolongin kita-kita pak…
salut,karena wakil rakyat ada juga yang mau ‘menyatu’dengan rakyatnya melalui media blog
assalamualaikum wr wb pak yusuf,
Blog adalah sarana komunikasi interaktif. Sarana ini membuat sang penulis dapat langsung berinteraksi dengan pembacanya tanpa perantara. Dengan blog, laporan bisa langsung didengar dari lapangan, betul kan pak? asal publiknya melek internet dan punya akses tentunya.
tidak semua pejabat publik berani untuk punya blog, sebagian karena mungkintak ada waktuuntuk ngurusi, sebagian lagi karena kuatir terhadap efek dari komunikasi interaktif yg terjadi. Harus kita akui, tidak semua orang dapat legawa dikritik, apalagi pejabat publik.
O,ya pak…sedikit koreksi…mentri pertanian anton apriantono bukannya tak pernah memberikan respon, tapi mungkin beliau itu masih belum terbiasa dengan cara2 merespon komentar2 di blog. Sehingga responyang disampaikan dijawab secara langsung ke e-mail pribadi si komentator. Sayang sebetulnya, karena cuma yang bersangkutan yang membaca komentarnya.
Blog juga membuat saya, yg rumahnya dikampung ini…merasa bisa berdialog dengan bapak. Bisa ngadu2 dikit sama bapak. Padahal kalo di dunia nyata, mana bisa?
Assalamualaikum, Pak… aku link ya.. web nya.
Subhanallah kalo seorang menteri mengupdate sendiri blognya. emang kudunya gitu sih pak. Gak seru kalo yang update anak buah. Sama aja kayak artis, gak seru kalo blognya diupdate sama manajemen. Gak personally touch gitu loh..!
Ira
Ass, Pak Menteri…..
…tapi kalau mau dilihat responya, sepertinya minim sekali ya, Pak Menteri, Entahlah. parameter warta Ekonomi apa….
Anyway, four thumbs up, Pak menteri…:)
assalamu alaikum
dengan blog, orang kecil seperti saya bisa komunikasi dengan bapak besar
keren si pak menteri nya..
hahaha… ngeblog walau yang nulis stafnya tetep lebih elegan dibanding bikin acara talkshow di tv tapi agak-agak memalukan…
Sdr. Andi Bagus,
Pak mentrinya tidak keren. Maklum sudah tua, hampir maghrib! Barangkali anda yang keren ya ?!
Terimakasih Sdr. Arian. Tetapi kalau kebetulan anda lihat talkshow saya yang “memalukan”, tolong saya dikasih tau!