Alhamdulillah akhirnya izin dari Presiden datang juga. Saya katakan akhirnya, sebab sudah sekitar dua minggu saya mengajukan permohonan izin tertulis untuk pergi umroh bersama anak dan cucu. Setelah kurang sehari dari keberangkatan izin tertulis belum juga turun, saya menelpon BapaK SBY mohon izin meninggalkan kantor untuk ibadah umroh. Beliau memberi izin dan menyambut gembira, seraya berpesan agar saya berdoa untuk bangsa dan tanah air.
Kali ini saya insya Alloh pergi tanggal 3 Oktober dan pulang sebelum lebaran. Pada kesempatan ini ingin saya gunakan untuk memohon maaf atas segala kekhilafan selama kita bergaul terutama lewat blog ini. Kepada para blogger harap sudi memaafkan saya, untuk itu terimalah pantun dibawah ini;
Dahan menjulang, burung nuri pun suka Ingin dipangkas si pegawai Pemda
Ramadhan hilang, Idul Fitri pun tiba, Saling maaf, itu perilaku utama.
Ikan bawal beda dengan, Ditangkapnya harus pakai jala
Bulan syawal memang bulan bahagia, ingat disana ada enam hari puasa
pak menteri, mohon dapat dikirimkan salinan Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 64/KPTS/M/2006 dan lampirannya ke e-mail saya. Saya membutuhkannya. demikian terima kasih atas perhatiannya. semoga pak menteri selalu dalam lindungan Allah. Amien
Ass.Wr.Wb.
Bapak KH. Yusuf Asy’ary, dalam satu hal, saya salute dan ingin melakukan apa yang telah Bapak lakukan. Saya mengetahui Bapak selalu mentarget khatam Al Qur’an setiap bulan/waktu tertentu. Dan saya sangat yakin banyak problematika kerjaan/hidup Bapak dapatkan solusinya karena istiqamah khataman atau menjalani sunnah rosullullah. Termasuk didalamnya bila Bapak berada dlm mengambil kebijakan kritis utk membangun bangsa dan negara ini. Saya tahu juga Bapak membekali staf-staf Bapak dg Al Quran di mejanya tanpa sepengetahuan ybs. Kalau boleh saya berguru ke Bapak bagaimana dan bagaimana saya bisa khataman Al Quran di setiap waktu saya yang “terasa sempit” ini??? Mohon doa dan dukungannya ya Pak…
Oh ya Pak,…. saya terlahir di Desa Kencong-Jember, Dekat Ponpes Assunniyah, dg guru KH. Ass’ary. Mirip dengan nama belakang Bapak.
Kini saya tinggal di Bandung.
Jawaban Bapak sangat saya harapkan.
Hormat saya.
Sulton Sahara
Apakah tahun 2008 subsidi Menpera dalam bentuk subsidi uang muka masih diberlakukan, apabila subsidi tersebut dalam bentuk bunga hal ini kurang atau bisa dikatakan tidak menunjang developer untuk menjual rumah RSH bersubsidi karena masyarakat pada prinsipnya dalam membeli rumah kesulitan uang muka, jadi harapan para developer daerah adalah tetap mengacu pada SK Menpera tahun 2006, bagaimana tanggapan Bapak?
boleh nih sebelum umroh ada berita menarik soal telepon dengan voip, bisa reduce cost sampai dengan 70% dibandingkan telepon biasa, cm 999/menit
Kalau sekarang memakai HP Nokia E-series (E61, E61i, E65,E90) bisa langsung download aplikasinya dengan mengirim sms ke 9800 gratis (E voip) dan ada voucher free trial sebesar 50 ribu utk telp ke 15 negara
Lebih lengkap hubungi titin.hasanah@oke.net.id
Assalamu’alaikum wr.wb.
Bagaimana umrohnya?
Moga makin meningkatkan ketaqwaan.Aamiin.
Saya mau sumbang saran dalam pembangunan 1000 menara yang saya dukung sepenuhnya karena saya yakin proyek ini untuk rakyat miskin & hajat hidup orang banyak.
Saran saya:
-Gedung hendaknya berbentuk persegi,dilengkapi bentuk setengah lingkaran di sisi kanan / kirinya untuk memudahkan jalannya mobil sekaligus penghubung antara satu lantai dengan lantai berikutnya.
-Tidak perlu lift.Karena transportasi untuk antara satu lantai dengan lantai berikutnya dapat memakai alat beroda,seperti gerobak,motor, mobil,dll. Sediakan saja jalur penghubung yang rata (bukan tangga) antara satu lantai dengan lantai lainnya yang muat untuk jalan mobil.
-Jika perlu otomatisasi juga,bisa gunakan Elevator tenaga air hemat energi.
“Lift/elevator itu memakai konsep hydropower (tenaga air). Kerjanya boleh dibilang tak beda dengan elevator yang biasa digunakan orang. Bedanya, energi yang digunakan adalah air dan juga efisien energi. “Kalau yang konvensional, power-nya bisa sampai 5.000 watt, kalau yang ini hanya 300 watt. Ini termasuk mempertimbangkan master plan pemerintah yaitu konservasi energi,” ujar Ahmad.
Kerja elevator bergantung air dan pemberat apung. Bila elevator dioperasikan ke atas, maka air akan turun. Pemberatnya turun menyesuaikan volume air dan sebaliknya. “Pokoknya mengambil sifat air yang bisa mengapungkan benda,” kata Ahmad. Tim ini merancang elevator tersebut untuk dapat digunakan di rumah susun, ruko komersial, dan siapa pun yang membutuhkan.
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/082007/09/kampus/utama01.htm
Kreatif banget ya Tim Ahmad dari Institut Sepuluh November,Surabaya ini. btw, aku juga pernah ikut PIMNAS lhoo.he3.
-Lift bisa juga menjadi pilihan terakhir. Agar murah,lift ini tidak berhenti di semua lantai.
Misal:Dari 12 lantai,lift nya hanya berhenti di lantai 1, 6, & 12.
Jika sudah ada hasil dari perkebunan tsb,barulah hasil tersebut digunakan untuk memperbaiki lift tsb. Lift tsb di-up-grading sehingga dapat berhenti di setiap lantai.(Belajar dari sistem lift di apartemen (HDB) di Singapura.he3).
Akhir kata,moga tulisan ini dapat berkontribusi untuk pembangunan.
Disclaimer:
Aku bukan arsitek.Mohon maaf jika kurang cocok dengan situasi di lapangan,dll. Moga teman2 yang ahli yang terkait di bidang ini mau menyempurnakannya.
Makasih,Bapak Yusuf:)
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Laila Nurhayati
http://www.lailanurhayati.multiply.com
(seorang WNI di Singapura)
Ralat sedikit:
-Lift bisa juga menjadi pilihan terakhir. Agar murah,lift ini tidak berhenti di semua lantai.
Misal:Dari 12 lantai,lift nya hanya berhenti di lantai 1, 6, & 12.
Jika sudah ada kemampuan dari segi finansial dari penghuni rumah susun tsb,barulah dikeluarkan dana dari para penghuninya, yang digunakan untuk memperbaiki lift tsb. Lift tsb di-up-grading sehingga dapat berhenti di setiap lantai.(Belajar dari sistem lift di apartemen (HDB) di Singapura.he3).
trmis:)
Semoga ibadah umrah tercermin dalam perilaku sehari-hari yaitu perilaku yang islami, demikian pula dalam berpolitik meiliki etika politik islam
Assalamu’alaikum
Teruslah berjuang ya pa…untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat. moga dengan umrahnya bp dpt menjdi tauladan bgi yang lain dan dpt mewarisi nilai2 kebaikannya bagi anak cucu generasi penerus.
hasbuna ALLOH wani’mal wakiil, ni’mal maula wani’ma an_nashir
Wassalam, Arif (bandung)
hidayat99@yahoo.co.id
Assalamu’alaikum Wr.Wb.,
Bapak menteri yang terhormat, mohon bapak mengirimkan salinan Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 64/KPTS/M/2006 dan lampirannya ke e-mail saya. Saya membutuhkannya. Keputusan tersebut tidak ada di website Kementerian Perumahan Rakyat. Demikian terima kasih atas perhatiannya. semoga Bapak Menteri selalu dalam lindungan Allah. Amin ya RObbal ‘alamin.