Yusuf Asy’ari

social justice for all

October 28th, 2007

Trio Blogger

Begitu judul salah satu laporan di majalah Warta Ekonomi pada salah satu edisinya. Yang dimaksudkan adalah trio menteri yakni Menteri Pertahanan, Menteri Pertanian dan Menteri Negara Perumahan Rakyat. Ketiga menteri inilah yang boleh dianggap sebagai pelopor pemanfaatan blog untuk moda berkomunikasi dengan para pemangku kepentingannya.

Bisa juga ini dimanfaatkan sebagai jalur tol untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluh kesah antara menteri dengan para pemangku kepntingan sektornya masing-masing.

Majalah warta Ekonomi juga melaporkan semacam survei dari tingkat respon ketiga menteri atas berbagai pertanyaan. Dan hasilnya adalah Menteri Pertahanan pada peringkat pertama dan Menteri Negara Perumahan Rakyat pada peringkat kedua. Sementara Menteri pertanian tidak memberikan respon sama sekali.

Komunitas blogger Indonesia bahkan memberikan penghargaan atas aktifnya updating blog nya kepada Menteri Negara Perumahan Rakyat sebagai blogger Indonesia of the week.

October 11th, 2007

UMROH AKHIR RAMADHAN

Alhamdulillah akhirnya izin dari Presiden datang juga. Saya katakan akhirnya, sebab sudah sekitar dua minggu saya mengajukan permohonan izin tertulis untuk pergi umroh bersama anak dan cucu. Setelah kurang sehari dari keberangkatan izin tertulis belum juga turun, saya menelpon BapaK SBY mohon izin meninggalkan kantor untuk ibadah umroh. Beliau memberi izin dan menyambut gembira, seraya berpesan agar saya berdoa untuk bangsa dan tanah air.
Kali ini saya insya Alloh pergi tanggal 3 Oktober dan pulang sebelum lebaran. Pada kesempatan ini ingin saya gunakan untuk memohon maaf atas segala kekhilafan selama kita bergaul terutama lewat blog ini. Kepada para blogger harap sudi memaafkan saya, untuk itu terimalah pantun dibawah ini;

Dahan menjulang, burung nuri pun suka Ingin dipangkas si pegawai Pemda
Ramadhan hilang, Idul Fitri pun tiba, Saling maaf, itu perilaku utama.

Ikan bawal beda dengan, Ditangkapnya harus pakai jala
Bulan syawal memang bulan bahagia, ingat disana ada enam hari puasa

October 11th, 2007

MEMBELI GAMBAR

June 5, 2007: Pernyataan Salah alamat.
Terima kasih kepada sdr. Fanya Ardianto dan Odie Krisno yang sudah merespon topic salah alamat. Memang insyaAllah kita tidak mandeg, meskipun jujur ngomong jalannya belum secepat yang kita harapkan. Terkait dengan pengalaman pahit sdr. Ode Krisno,kita pun bisa merasakannya andaikata hal itu terjadi kepada diri kita. Memang masalahnya sekarang ini banyak konsumen perumahan yang mau “membeli gambar”. Artinya dia sudah komit membeli meskipun barang yang akan dibelinya belum ada. Risikonya, bila kita berhadapan dengan penjual yang tidak kredibel, maka banyak hal yang kemudian menjadi sengeketa atau setidak-tidaknya diluar harapan semula. Benar himbauan kepada REI, ini kiranya masuk REI DKI atau REI Jawa Barat) agar anggotanya (kalau dia anggota REI) berusaha dengan jujur. Saya juga menghimbau kepada pemda setempat yang memberikan ijin pembangungan agar juga memperhatikan pengawasan pada pelaksanaan ijin yang diberikannya. Kasihan kan kalau seperti cerita itu?

June 11, 2007: Tidak ada rasa sakit.
Untuk sdr.Yusuf (Eh,kita sama nama ya? Memang nama Yusuf itu keren!). Benar kita sering melihat dibanyak tempat orang tidak merasa kalau dia “sakit”. Kita kan sering dengar komentar teman, dia sakit ya? Ngomong seenak perutnya sendiri! Saya yakin yang diomongin tida sadar bahwa dia “sakit”. Terkait dengan topik, saya juga setuju kalau kita perlu tega bila untuk kebaikan.
Untuk Sdr.Slamet Riyadi.
Komentar anda benar seribu persen! Saya Setuju!
Untuk Mas Adis.
Masak ada manusia diciptakan tanpa rasa malu. Kan (maaf) ke….nya tidak ada! Jadi, pasti ada urat malunya. Hanya mungkin banyak yang sudah putus, sehingga menjadi tidak kenal malu. Mudah-mudahan kita bukan tergolong yang demikian.
Untuk rd.Limosin
Masa begitu padak Raden! Emangnya kalau Menteri harus disingkiri! Jangan diskrimatif doong!! Kalau bisa ngobrol banyak kan asik.
Untuk sdr.Fanya Ardianto.
Saya setuju dengan pendapat anda. Kita perlu bersyukur atas segala karunia Allah.
Untuk sdr.Agung Subyantoro.
Bangga dan sakit keduanya adalah manusiawi. Apalagi kalau yang terkena sakit diri kita, rasanya diseluruh dunia diri kitalah yang paling sakit. Tugas kita adalah meneruskan yang bagus-bagus dan melurusakan yang masih belum bagus, asal standarnya jelas dan objektif.

June 26, 2007: Menikmati Pekerjaan
Untuk sdr.Agam.
Sola makan malam tanpa nasi, apakah mitos atau bukan, rasanya harus dijawab oleh para ahli Gizi dan kesehatan. Mari kita sama-sama tunggu komentar mereka.
Untuk Herwin Nur.
Barangkali kemenpera juga perlu disurvey, adakah budaya kerja disana. Kalau saya yang ngomong, kalian kan bisa komentar, yaa pantes saja, anda yang ngomong!

October 9th, 2007

HARI HABITAT DI SOLO

PBB (maksud saya Perserikatan Bangsa-Bangsa) menetapkan setiap Senin pertama dibulan Oktober ditetapkan sebagai Hari Habitat Internasional. Tahun ini hari habitat jatuh pada tanggal 1 Oktober 2007. Pusat peringatan Hari Habitat Dunia ada di Den Haag (Bid) dan Monterey (Mexico). Di Indonesia peringatan dipusatkan di kota Surakarta alias Solo. Ini merupakan kerjasama antara Departemen PU, Kemenpera dan Pemda Kota Surakarta. Acara peringatan disertai dengan beberapa kegiatan, antara lain: Peresmian Rusunawa yang dibangun Ditjen Ciptakarya yang berlokasi di Solo, Yogya, Siieman, Cilacap dan Semarang. Juga diresmikannya upaya perbaikan rumah belum layak huni menjadi layak huni sebanyak 44 rumah (ini baru permulaan dari 225 yang diprogramkan pak Djokowi – Walkot Solo). Tahun depan diprogramkan 1000 rumah. Kota Surakarta memang mempunyai sekitar 6.600 rumah yang belum layak huni. Pada tahun 2010, Pak Wali berani memproklamasiiikan Solo bebas kawasan kumuh. Kota lain yang berani adalah Bontang dan Pekalongan. Semoga ada kota2 lain yang segera membuat program agar ditahun 2010 kotanya juga bebas atau free from slum area.: Program perbaikan rumah juga melibatkan UN Habitat dengan program SUF nya, yaitu Settlement Upgrading Facility. Program perbaikan rumah secara swadaya ini memang sisi lain dari pembangunan rumah baru oleh para pengembang. Program swadaya ini terpencar dan, dananya merupakan saweran (kumpulan) dari APBD dan masyarakat. Kadang-kadang juga melibatkan dana APBN. Daerah2 yang bagus perbaikan perumahan swadayanya antara lain: Kabupaten/Kota se propinsi Riau, Kabupaten Banjarnegara. Kota Bontang. Kabupaten Karanganyar dan Kota Pekalongan. Perumahan adalah sektor yang didesentralisasikan, sehigga ujung tombak pembangunan perumahan ada di Pemda setempat. Sayangnya sering pemda-pemda level kabupaten/kota sering belum punya dinas perumahan. Nomenklatur Perumahan rakyat sering tidak ada, sehingga pemrograman dan koordinasi menjadi sulit. Di Solo juga diberikan hadiah untuk lomba foto dan serah terima kunci untuk penghuni baru.

October 8th, 2007

WISATA KULINER DI SOLO LAGI

Saya beberapa kali mengunjungi kota solo. Dulu selalu diajak ke Nasi Liwet Bu Wongso Lemu. Kemudian diperkenalkan dengan bebek goreng Kang Slamet di Kartasura. Saat ini rupanya acaranya lain. Pak Djokowi, Walkot Solo mengajak buka puasa di bakmi Kang Dui, kemudian waktu sahur kembali mengajak menikmati Gudheg Ceker, yah apa boleh buat, selusin ceker amblas habis. Kami waktu itu bergurau, pasti besok pagi lari kita semakin cepat, kan sudah banyak makan kaki ayam?! Rupanya memang Solo kaya dengan makanan, karena saya masih ditantang oleh Pak Rudy Wk.Walkot Solo untuk juga ke soto Nggading dan juga Aneka Macam Minuman. Belum kalau kita bicara tentang Selat Solo, Srabi Solo dan lain-lain, memang untung dan enaknya kota Solo, lalulintas masih longgar dan lancar, jalannya lebar-lebar, makanan banyak dan murah.
Nah, siapa bisa menambah makanan Solo yang terkenal?

Kita dengar orang berpidato
Sambil duduk kita bersila
Hebat benar Walikota Solo
Menggusur PKL dengan sukarela.

October 3rd, 2007

Citi-Walk

Ini masih cerita tentang Solo. Dihari Habitat Senin tanggal 1 Oktober yang lalu, diresmikan juga program city-walk, dimana trotoar jalan Slamet Riyadi yang masih lebar itu diresmikan sebagai arena jalan-jalan, dimana pohon - pohon masih lestari, dan dikanan kiri akan diisi dengan pedagang-pedagang makanan rakyat. Sungguh ini ide bagus meskipun tidak perlu orisinil. Tema hari habitat hari ini adalah A safe city is a just city. Kalau semua semua trotoar kota Solo nanti bisa di
revitalisasi seperti jalan slamet riyadi itu, maka tentu kota Solo akan semakin nyaman sebagai daerah wisata setidak - tidaknya wisata domestik. Kenyamanan
jalan - jalan ituakan terkait dengan faktor keamanan (dan tentu juga
Keadilan), jangan sampai nanti pedagang-pedagang dijalan-jalan kota Solo paka ilmu “Kepruk”. kelihatannya asing maka ditarik tarif mahal. Semoga Jakarta juga tidak kalah dengan kota Solo. Demikian pula kota-kota lain. Peresmian citywalk ini juga sekaligus dengan acara penghargaan kepada Bapak Gesang, seorang seniman musik dari Solo.

Sungai Barito penuh dengan margasatwa
Beranak berkembang bersama manusia
Kota Solo memang pusat budaya Jawa Sayang kethoprak-wayang hidupnya merana

|