1. Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2004 - 2009
Untuk Perumahan Rakyat ditargetkan :
a. Pembangunan rumah baru layak huni sebanyak 1.350.000 unit
b. Pengadaan Rusunawa sebanyak 60.000 unit
c. Pengadaan rusunami dengan peran swasta sebanyak 25.000 unit
d. Akses kredit mikro perumahan 3.600.000 unit
Catatan :
dalam 10 tahun terakhir angka historis realisasi per tahun belum pernah mencapai 50% dari
rata-rata per tahun target RPJM
2. Produksi rumah secara nasional.
Kementerian Negara Perumahan Rakyat bertugas utamanya membuat regulasi ditambah
fungsi operasional yang bersifat stimulan serta rusunawa khusus untuk perguruan tinggi.
Tercatat kurang lebih :
2005 : KPR 63.712 unit bersubsidi dan 16.186 unit tidak bersubsidi. Rusunawa 27
twin block sebanyak 2.422 satuan rumah susun serta rumah bencana di Aceh 13.000 unit
2006 : KPR 78.194 unit bersubsidi dan 8. 426 unit tidak bersubsidi. Rusunawa 20 twin
block sebanyak 1.506 satuan rumah susun. Rumah bencana di Aceh 44.000 unit, di
Yogyakarta 100.888 unit dan Jawa Tengah 96.303 unit. Rumah sosial di Nusa Tenggara
Timur 5.000 unit, Transmigrasi sekitar 12.000 unit dan rumah swadaya sekitar 1.500 unit
3. Subsidi yang diberikan
Tahun 2005 terbagi Rp. 109.880.345.068,-
Tahun 2006 Rp. 251.996.426.346,- plus Rp. 75.000.000.000 yang menjadi beban anggaran
2007 (carry over)
Tahun 2007 rencana anggaran subsidi Rp. 300.000.000.000,-
(Ir. Memed Sosiawan)