Selasa tanggal 19 September yang lalu saya dapat tugas ke Pekanbaru Riau. Disamping menghadiri Rakerda REI, saya juga sempat menanda tangani MOU dengan Bank Bumi Putera untuk penyaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) bersubsidi.
Perlu diketahui bahwa Bank Bumi Putera adalah bank pertama yang mau membuka KPR dengan tenor (jangka waktu cicilan) sampai 25 tahun.
Pada acara pembukaan, sempat saya tekankan bahwa REI (Real Estat Indonesia) adalah organisasi professional. Ideologi kita adalah “perumahan”, karena itu jangan sampai ada peluang-peluang untuk friksi dan perpecahan atau saling pecat hanya karena rebutan kepemimpinan, kemudian bikin organisasi tandingan. Dalam alam pembangunan perumahan, tak boleh terjadi perpecahan hanya karena beda visi pribadi ataupun beda program yang ditawarkan. Bahkan beda partai politik yang dianut serta beda agama pun jangan sampai memberi peluang perpecahan. Mari kita bangun Indonesia seluruhnya, tanpa kecuali.
Besoknya, tanggal 20 dan 21 saya ada di Batam, juga untuk acara menghadiri Rakerda REI Khusus Batam. Di Batam diperoleh kesanggupan dari Ketua Badan Otorita Batam, bahwa beliau akan menyediakan 4 (empat) lokasi bagi pembangunan rumah susun 20 lantai yang kita harapkan bisa dibangun dengan prinsip Public Private Partnership. Alhamdulilllah!